Metode Threadlift atau tarik benang kini telah berevolusi menjadi prosedur non-surgical facelift yang paling diminati karena waktu pemulihan yang singkat dan hasil yang instan. Teknologi benang masa kini tidak hanya berfokus pada pengencangan, tetapi juga pada biostimulasi kolagen yang lebih tahan lama.
1. Benang Mono (Smooth Threads)
Benang ini berbentuk lurus, halus, dan tanpa kait/jangkar.
2. Benang Screw / Tornado (Volume Threads)
Merupakan benang mono yang dipilin menyerupai sekrup atau spiral di sekitar jarum.
3. Benang COG / Barbed (Lifting Threads)
Inilah "bintang utama" dalam prosedur tarik benang. Benang ini memiliki kaitan kecil menyerupai duri atau anak panah sepanjang badannya.
Perbandingan Material Benang (Modern Materials)
Saat ini, pemilihan material benang sangat krusial untuk menentukan berapa lama hasil akan bertahan. Berikut adalah material yang umum digunakan di klinik kecantikan saat ini:
| Jenis Material | Ketahanan | Karakteristik Utama |
| PDO (Polydioxanone) | 6 - 8 Bulan | Material paling umum, sangat aman, fokus pada stimulasi kolagen tipe I. |
| PLLA (Poly-L-Lactic Acid) | 12 - 18 Bulan | Lebih kaku dari PDO, sangat efektif merangsang kolagen untuk volume wajah. |
| PCL (Polycaprolactone) | 18 - 24 Bulan | Material terbaru yang sangat fleksibel. Penyerapan oleh tubuh lebih lambat, memberikan hasil yang paling tahan lama dan alami. |
| PCLA | 16 - 20 Bulan | Hibrida antara PLLA dan PCL; menggabungkan kekuatan tarikan dengan fleksibilitas tinggi. |
Prosedur & Keamanan
Prosedur tarik benang di tahun ini sudah jauh lebih nyaman. Dengan teknik Kanula (ujung tumpul), risiko memar dan bengkak dapat diminimalisir secara signifikan.
Catatan Penting Meskipun hasilnya instan, hasil akhir yang maksimal biasanya terlihat setelah 1-2 bulan saat kolagen alami tubuh mulai terbentuk sempurna di sekitar benang yang tertanam.
Apakah kamu tertarik untuk mengombinasikan prosedur ini dengan perawatan lain seperti filler atau botox untuk hasil yang lebih komprehensif?