Berbagai Jenis Benang Untuk Threadlift

Berbagai Jenis Benang Untuk Threadlift

Terakhir Update 13 Mei 2026

Metode Threadlift atau tarik benang kini telah berevolusi menjadi prosedur non-surgical facelift yang paling diminati karena waktu pemulihan yang singkat dan hasil yang instan. Teknologi benang masa kini tidak hanya berfokus pada pengencangan, tetapi juga pada biostimulasi kolagen yang lebih tahan lama.

1. Benang Mono (Smooth Threads)
Benang ini berbentuk lurus, halus, dan tanpa kait/jangkar.

  • Fungsi Utama Bukan untuk menarik kulit, melainkan untuk mengencangkan tekstur kulit melalui rangsangan kolagen secara masif.
  • Aplikasi Biasanya dipasang dalam jumlah banyak (pola jaring) untuk mengatasi kerutan halus di area dahi, leher, atau di bawah mata.
  • Tren 2026 Sering dikombinasikan dengan skin booster untuk efek kulit yang lebih glowing dan kenyal.

2. Benang Screw / Tornado (Volume Threads)
Merupakan benang mono yang dipilin menyerupai sekrup atau spiral di sekitar jarum.

  • Fungsi Utama Memberikan efek volume instan pada area yang cekung. Karena bentuknya yang berulir, luas permukaan benang yang bersentuhan dengan jaringan kulit lebih besar, sehingga produksi kolagen menjadi lebih intens dibandingkan benang mono biasa.
  • Aplikasi Sangat efektif untuk mengisi nasolabial fold (garis senyum) atau area pipi yang mulai kempot.

3. Benang COG / Barbed (Lifting Threads)
Inilah "bintang utama" dalam prosedur tarik benang. Benang ini memiliki kaitan kecil menyerupai duri atau anak panah sepanjang badannya.

  • Fungsi Utama Kaitan tersebut akan mencengkeram jaringan di bawah kulit dan menariknya ke posisi yang lebih tinggi secara fisik.
  • Aplikasi Digunakan untuk menciptakan efek V-Shape, mengangkat pipi yang kendur (jowls), serta menegaskan garis rahang (jawline).
  • Inovasi Terbaru Kini hadir teknologi Molding COG, di mana kait benang dibuat dengan metode cetak (bukan disayat), sehingga benang lebih kuat, tidak mudah patah, dan memiliki daya tarik yang jauh lebih stabil.

Perbandingan Material Benang (Modern Materials)
Saat ini, pemilihan material benang sangat krusial untuk menentukan berapa lama hasil akan bertahan. Berikut adalah material yang umum digunakan di klinik kecantikan saat ini:

Jenis Material Ketahanan Karakteristik Utama
PDO (Polydioxanone) 6 - 8 Bulan Material paling umum, sangat aman, fokus pada stimulasi kolagen tipe I.
PLLA (Poly-L-Lactic Acid) 12 - 18 Bulan Lebih kaku dari PDO, sangat efektif merangsang kolagen untuk volume wajah.
PCL (Polycaprolactone) 18 - 24 Bulan Material terbaru yang sangat fleksibel. Penyerapan oleh tubuh lebih lambat, memberikan hasil yang paling tahan lama dan alami.
PCLA 16 - 20 Bulan Hibrida antara PLLA dan PCL; menggabungkan kekuatan tarikan dengan fleksibilitas tinggi.

 

Prosedur & Keamanan
Prosedur tarik benang di tahun ini sudah jauh lebih nyaman. Dengan teknik Kanula (ujung tumpul), risiko memar dan bengkak dapat diminimalisir secara signifikan.

  • Durasi 30 hingga 45 menit.
  • Anestesi Menggunakan krim anestesi topikal dan suntikan lokal untuk kenyamanan total.
  • Keamanan Pastikan benang yang digunakan sudah memiliki izin edar resmi (Kemenkes RI) dan dilakukan oleh dokter estetika profesional atau dokter spesialis bedah plastik/dermatologi.

Catatan Penting Meskipun hasilnya instan, hasil akhir yang maksimal biasanya terlihat setelah 1-2 bulan saat kolagen alami tubuh mulai terbentuk sempurna di sekitar benang yang tertanam.

Apakah kamu tertarik untuk mengombinasikan prosedur ini dengan perawatan lain seperti filler atau botox untuk hasil yang lebih komprehensif?



Share